<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>princefafa.com</title>
	<atom:link href="http://princefafa.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://princefafa.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Nov 2009 08:07:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Paypal bagi dollar lewat facebook</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=114</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=114#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 07:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[apa itu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Paypal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman. Pengguna internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim uang ke pengguna Paypal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi lainnya dengan mudah dan otomatis menggunakan internet, Paypal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Paypal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman. Pengguna internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim uang ke pengguna Paypal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi lainnya dengan mudah dan otomatis menggunakan internet, Paypal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order yang prosesnya dapat memakan waktu.  Pada bulan ini (mulai november) sampai dengan akhir Desember 2009 nanti paypal mempunyai program baru bagi bagi dollar gratis buat para facebooker di Dunia. Namanya adalah <a href="http://apps.facebook.com/paypalwishlist/?ppref=1239879707&amp;ref=nf">PAYPAL WHISTLIST</a>, setiap daftar atau gabung di app paypal yang ada di facebook anda mendapat $1 gratis dan masih banyak lagi promo lainnya seperti undian tak terduga pada jam jam tertentu yang diberi nama <a href="http://www.paypal-apac.com/crazyhour/">PAYPAL CRAZYHOUR</a>.</p>
<p>Sementara ini adalah hasil screenshot untuk hari ini selama 2 hari lumayan bukan  penghasilan</p>
<p><a href="http://apps.facebook.com/paypalwishlist/?ppref=1239879707&amp;ref=nf"><img class="aligncenter size-medium wp-image-113" title="penghasilan" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/penghasilan-300x197.jpg" alt="penghasilan" width="387" height="254" /></a></p>
<p>Langsung saja buat teman teman di IT CLINIC kalau ingin gabung silahkan klik LINK berikut</p>
<p><a href="http://apps.facebook.com/paypalwishlist/?ppref=1239879707&amp;ref=nf">PAYPAL WHISTLIST</a></p>
<p><a href="http://www.paypal-apac.com/crazyhour/">PAYPAL CRAZYHOUR</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=114</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menangis orang tua lihat anaknya bangga</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=107</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=107#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[apa itu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Minggu minggu ini adalah hari hari yang amat sangat aneh ada rasa bahagia, bangga, sedih, senang, mangkel, marah dan kawan kawannya lah pokoknya capur jadi satu. Ya minggu minggu ini adalah acara wisuda&#8221;TER&#8221; hehehe disebut gitu soalnya semuanya diawali dengan kata &#8220;TER&#8221;. Contohnya adalah terheboh, teraneh, terbesar, terkacau, terkaget, dan &#8220;TER&#8221; &#8220;TER&#8221; lainnya hehehe. Klo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu minggu ini adalah hari hari yang amat sangat aneh ada rasa bahagia, bangga, sedih, senang, mangkel, marah dan kawan kawannya lah pokoknya capur jadi satu. Ya minggu minggu ini adalah acara wisuda&#8221;TER&#8221; hehehe disebut gitu soalnya semuanya diawali dengan kata &#8220;TER&#8221;. Contohnya adalah terheboh, teraneh, terbesar, terkacau, terkaget, dan &#8220;TER&#8221; &#8220;TER&#8221; lainnya hehehe.</p>
<p>Klo dilihat dari penjelasan wikipedia Sarjana adalah sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>Sarjana (dari bahasa Sansekerta, dalam bahasa Inggris: Bachelor) adalah gelar akademik yang diberikan kepada lulusan program pendidikan sarjana (S-1) atau undergraduate. Untuk mendapatkan gelar sarjana. Secara normatif dibutuhkan waktu selama 4 (empat) sampai 6 (enam) tahun, tapi ada juga yang menyelesaikannya dalam 2 (dua) tahun ataupun lebih dari 6 (enam) tahun. Hal tersebut tergantung dari kebijakan dari perguruan tinggi yang ditetapkan. Karya ilmiah yang diwajibkan dan merupakan persyaratan untuk memperolah gelar sarjana dinamakan dengan skripsi.</p>
</blockquote>
<p>dan menurut wikipedia juga Wisuda bisa diartikan sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>Wisuda adalah suatu proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu universitas. Biasanya prosesi wisuda diawali dengan prosesi masuknya rektor dan para pembantu rektor dengan dekan-dekannya guna mewisuda para calon wisudawan. Biasanya setelah acara selesai dilakukan acara foto-foto bersama dengan orang tua, teman-teman serta suami/istri dari wisudawan/wisudawati atau dengan pasangan wisudawan/wisudawati. Dilakukan biasanya setiap akhir semester dalam kalender akademik baik semester genap maupun semester gasal (ganjil). Pada wisuda biasanya memakai pakaian yang ditentukan, pakaian pria menggunakan hem putih dan celana hitam bersepatu hitam, pakaian wanita menggunakan kebaya tradisional tipis dengan kain jarik, tapi secara umum menggunakan baju toga.</p>
</blockquote>
<p>Sebenarnya kita harusnya takut mempunyai gelar, sebab dengan gelar hal itu akan memberatkan nama kita di kehidupan sehari hari. Maka dari itu hati hati bila punya gelar ya. Klo ga kuat bisa bahay tuh. Jadi inget lagunya bang iwan fals. Buat yang mau download silahkan <a title="Lagu Iwan Fals buat Sarjana" href="http://princefafa.com/Teman_Kawanku_Punya_Teman.mp3" target="_blank">KLIK DISINI</a></p>
<p style="text-align: center;"><object classid="clsid:02bf25d5-8c17-4b23-bc80-d3488abddc6b" width="100" height="100" codebase="http://www.apple.com/qtactivex/qtplugin.cab#version=6,0,2,0"><param name="src" value="http://princefafa.com/Teman_Kawanku_Punya_Teman.mp3" /><embed type="video/quicktime" width="100" height="100" src="http://princefafa.com/Teman_Kawanku_Punya_Teman.mp3"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=107</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://princefafa.com/Teman_Kawanku_Punya_Teman.mp3" length="4126755" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Biarkan mouse yang mencari Dollar (bagian-1)</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=101</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=101#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 03:40:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[apa itu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Bekerja merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan manusia. Ada kalanya bekerja pada satu bidang tertentu yg di tekuni, hal ini bisa disebut juga pekerjaan pokok atau utama. Memang semakin besar hasil yang di terima dalam bekerja maka akan semakin besar juga pekerjaan itu atau resikonya. Cara lain untuk menambah rezeki adalah dengan kerja sambilan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bekerja merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan manusia. Ada kalanya bekerja pada satu bidang tertentu yg di tekuni, hal ini bisa disebut juga pekerjaan pokok atau utama. Memang semakin besar hasil yang di terima dalam bekerja maka akan semakin besar juga pekerjaan itu atau resikonya.<br />
Cara lain untuk menambah rezeki adalah dengan kerja sambilan, akan tetapi kerja sambilan juga punya resiko. Kita harus pintar dalam hal mengatur waktu. Trus apa dunk yang bisa dilakukan bisa hidup enak ? Jawabannya ya kerja usaha kerja usaha terusssss &#8230;.. (hehehehehe)<br />
Berikut ada beberapa kerjaan sambilan yang dah saya lakukan dan berhasil.</p>
<ol>
<li>Ikut beberapa project di jam libur atau waktu senggang. (Tp liat dulu jadwalnya kira kira kerjaan utama bisa di tinggal ga ? hehehhe).</li>
<li> Kerja sambilan bikin website pesanan kecil kecilan.</li>
<li> Nah yang ini yang saya suka cuman resikonya lumayan lama, tp gpp hasilnya juga lumayan. Yaitu ikut PTR atau PTC ada juga sing yang lewat Review.</li>
</ol>
<p>Tp yang akan saya bahas disini nanti adalah yang nomer 3 dengan ikutan PTR, PTC atau Paid From Review.</p>
<blockquote><p>Jangan ASAL ikutan PTC atau PTR lho ya liat dulu masuk akal atau ga</p></blockquote>
<p>Berikut ini beberapa tips untuk mengikuti PTC (Paid to Click) atau PTR (Paid to Read) :</p>
<ol>
<li>Jangan mudah tergiur dengan PTR atau PTC yang berpenghasilan gede yang ga masuk akal, misalkan bilang mau bayar kita $10 &#8211; $100 untuk satu kali klik. Hal ini sangat tidak masuk akal (SCAM).</li>
<li>Jumlah payment yang biasanya antara $0.01 &#8211; $1.00 (memang sedikit sih tp ini benar benar membayar bukan SCAM)</li>
<li>Perhatikan juga limit Payoutnya apakah juga masuk akal ?</li>
<li>Coba hitung kira kira dari payment antara $0.01 &#8211; $1.00 bisa ga kita mencapai limit payout dalam waktu 2 bulan keatas ? (untuk yang ukuran limit $100 payout)</li>
<li>Apabila anda menghendaki upgrade user berhati hatilah, biasanya upgrade user maksimal antara $100 &#8211; $150 lebih dari itu biasanya menipu. Sudah banyak teman teman saya yang tertipu.</li>
<li>(Ini yg juga penting) silahkan cek whois domain tersebut, biasanya yg bersifat SCAM itu berasal dari Cina (inget hanya sebagian besar bukan semua) kalau bisa cari yang tahun terbaru.</li>
<li>Lihat juga berapa payment yang sudah mereka bayarkan biasanya maksimal 2 jt dollar. Jadi carilah yang masih kecil misal baru 10 rb dolar sekalian juga cek membernya</li>
</ol>
<p>Untuk beberapa website yang sudah pernah masuk rekening paypal saya adalah sebagai berikut ini :</p>
<form id="atmails" action="http://at-mails.com/pages/index.php?refid=princefafa" method="post">
<input name="Submit" type="submit" value="Ini contoh PTC dan PTR" /></form>
<form id="atmails" action="http://www.blogsvertise.com/?rid=b28414" method="post">
<input name="Submit" type="submit" value="Paid from Review" /></form>
<p>Untuk screenshot gambar transfer paypal saya update posting  segera ya &#8230;.</p>
<p>(Bersambung &#8230;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=101</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kriteria Teman Sejati</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=95</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=95#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 21:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta kita]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<category><![CDATA[Kriteria]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[pranikah]]></category>
		<category><![CDATA[Sejati]]></category>
		<category><![CDATA[ta'aruf]]></category>
		<category><![CDATA[Teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita berhasil meluruskan motivasi kita dalam menikah, kemudian berhasil mewacanakan pernikahan pada orang tua kita, kemudian kita juga memahami hukum pernikahan yang update bagi diri kita, maka kini saatnya memahami tentang kriteria pasangan ideal dalam Islam. Ada beberapa kriteria yang ditekankan oleh ulama Syafi&#8217;iyah dan Hanabilah, yang mungkin secara khusus berlaku untuk wanita (calon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah kita berhasil meluruskan motivasi kita dalam menikah, kemudian berhasil mewacanakan pernikahan pada orang tua kita, kemudian kita juga memahami hukum pernikahan yang update bagi diri kita, maka kini saatnya memahami tentang kriteria pasangan ideal dalam Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa kriteria yang ditekankan oleh ulama Syafi&#8217;iyah dan Hanabilah, yang mungkin secara khusus berlaku untuk wanita (calon istri) tetapi secara umum, bisa kita ambil filosofisnya atau tema besarnya juga berlaku untuk kriteria laki-laki.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Pertama : Mempunyai pemahaman dan pengamalan agama yang baik</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda : Seorang wanita dinikahi karena empat hal : hartanya, nasab keluarganya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah yang baik agamanya, niscaya engkau akan beruntung&#8221; (HR Bukhori dan Muslim)</p>
<p style="text-align: justify;">Ada sebuah anekdot yang unik dalam masalah ini, yaitu dalam pandangan ikhwan , semua akhwat yang komitmen dengan hijab dan aktif dalam dakwah berarti telah terwakili dari sisi agamanya. Maka kemudian mereka berpikir, &#8221; sekarang tinggal mencari sisi kecantikannya …&#8221;. Ya, barangkali itulah sisi kecerdasan tersembunyi seorang ikhwan dalam berapologi tentang kecenderungan fisik.</p>
<p style="text-align: justify;">By the way, tentu saja yang dimaksud kriteria &#8216;agama&#8217; disini adalah mencakup hal-hal mendasar dalam pemahaman dan pengamalan keagamaan, plus akhlak dan kepribadiannya. Contoh sederhananya bisa dilihat dengan indikasi sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Pemahaman : berhubungan dengan akidah tauhid (rukun iman yang enam) dan juga keyakinan tentang kewajiban agama secara umum (rukun islam). Menjauhi segala keyakinan dan amalan yang mendekat pada syirik dan bid&#8217;ah.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Pengamalan : untuk wanita memang bisa diidentikkan dengan komitmen dalam berhijab (jilbab). Secara umum tentu berkaitan dengan ibadah harian, seperti : sholat berjamaah dan tepat waktu, tilawah al-quran yang memadai, serta menghidupkan amalan sunnah lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Kepribadian : indikatornya bisa dilihat cari dia berinteraksi dengan lawan jenis, bagaimana cara seseorang dalam berdakwah dan berkomunikasi. Bagaimana kesabaran, optimisme, dan kesungguhan dalam menjalani aktifitasnya. Banyak hal yang bisa menjadi indikator di wilayah ini, meskipun -tentu saja- tidak semuanya harus menjadi ideal.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara khusus bagi pihak perempuan, syarat ketakwaan seorang laki-laki juga haruslah menjadi pertimbangan utama sebelum menerima atau menolak seseorang yang datang melamar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hatim ra, Rasulullah SAW bersabda : &#8221; Jika datang kepadamu seorang yang engkau ridhoi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia, jika engkau tidak melakukannya maka niscaya akan muncul fitnah di muka bumi ini dan kerusakan yang amat nyata &#8220;(HR Tirmidzi , ia berkata : hadits hasan gharib. Albani mengatakan : Hasan lighairihi)</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu pula disebutkan dalam riwayat, saat seseorang datang kepada Hasan bin Ali ra -cucu Rasulullah SAW- dan berkata : &#8221; Aku mempunyai seorang putri, menurutmu dengan siapa sebaiknya aku nikahkan dia ? &#8220;. Maka Hasan ra berkata : &#8221; Nikahkanlah putrimu dengan laki-laki yang bertakwa (takut kepada Allah), jika ia mencintai (putrimu) maka ia akan memuliakannya, dan jika sekalipun ia membenci (tidak suka) putrimu, ia tidak akan menyakitinya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Kedua : Subur dan tidak Mandul ( Mempunyai kemampuan seksual dan reproduksi )</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Diriwayatkan oleh Ma&#8217;qal bin yasar ra : Seseorang datang kepada Nabi SAW : Aku suka dengan seorang perempuan yang cantik dan dari keturunan terhormat, tetapi dia tidak subur (mandul), apakah aku boleh menikahinya ? &#8220;. Rasulullah SAW menjawab : &#8220;Tidak &#8220;. Kemudian orang tadi mendatangi beliau sekali lagi,dan Rasulullah SAW pun kembali melarangnya. Demikian berturut-turut hingga yang ketiga Rasulullah SAW mengatakan : &#8221; Nikahilah (wanita) yang romantis dan subur, karena sesungguhnya aku berbangga dengan banyaknya umat ini (di hari kiamat) &#8221; (HR Abu Daud, Hakim, An-Nasa&#8217;i. Albani mengatakan : Hasan Shohih)</p>
<p style="text-align: justify;">Kriteria ini jarang sekali diperhatikan oleh mereka yang hendak menikah, bahkan nyaris meremehkan karena menganggap tidak terlalu urgen untuk jadi bahan pertimbangan. Memang sebelum menikah, dan di tahun-tahun awal pernikahan masalah &#8216;kesuburan&#8217; tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan rumah tangga. Namun yang terjadi selanjutnya, ketika beberapa tahun tak kunjung datang tanda-tanda buah hati menyapa, maka mulailah jarak dan retak itu muncul. Penyikapan yang bijak dan elegan tentu diharapkan agar rumah tangga tidak tercerai berai karena alasan di atas.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda antara bahasan solusi dan preventif. Artinya jika sebelum menikah , kita lebih layak untuk membahas sisi preventif. Selagi masih banyak pilihan dan kemungkinan, hendaklah sisi ini juga layak untuk diperhatikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Apalagi, salah satu tujuan pernikahan juga untuk melanjutkan generasi-generasi dakwah, sekaligus melahirkan anak-anak shalih yang mendoakan kedua orangtuanya. Bahkan secara bercanda sering kita mendengar : salah satu bukti kita pernah ada di dunia ini adalah ; adanya keturunan kita ..</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas bagaimana mengetahui subur tidaknya seseorang ? Pada saat ini memang ada pemeriksaan yang khusus meneliti soal tersebut. Tapi apakah bijak jika kemudian sebuah pilihan telah dijatuhkan dengan khitbah, baru kemudian kita memaksa calon kita untuk memerikasakan dirinya di laborat untuk membuktikan satu kata yaitu kesuburan ? Lalu setelah hasil diterima dan menyatakan tidak subur, kita dengan enteng bisa mencabut &#8216;lamaran&#8217; kita dengan alasan tersebut ? Saya yakin sepenuhnya itu bukan solusi elegan dan islami dalam menyikapi masalah subur dan tidak subur, sebagaimana saya juga yakin bahwa tidak mudah bagi seseorang yang telah &#8216;jatuh cinta&#8217; untuk mencabut lamarannya begitu saja. Jadi pemeriksaan laborat dalam menentukan subur tidaknya seseorang, untuk saat ini rasanya belum &#8216;recommended&#8217;, kecuali jika ada kondisi-kondisi yang memang sangat membutuhkan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara lain yang &#8216;manual&#8217; mungkin dengan mengikuti track record sejarah keluarganya. Apakah itu ibu, bibi, nenek dan seterusnya. Apakah mereka memiliki keturunan yang banyak ataukah justru sebaliknya. Demikianlah para ulama kita menganjurkan agar seseorang bisa sedikit mengetahui subur tidaknya seseorang. Barangkali bahasan kedokteran lebih cocok ditampilkan dalam masalah ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Ketiga : Hendaknya menikah dengan Gadis Perawan.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Dari Jabir bin Abdullah ra, ia berkata : Aku menikah kemudian aku datangi Rasulullah SAW , lalu beliau bertanya : “ Apakah engkau sudah menikah wahai Jabir ?” . Aku menjawab : “ Benar”. Belia bertanya kembali : “ Apakah dengan janda atau gadis ? “ .Maka aku menjawab : “ dengan seorang janda “ . Beliaupun berkata : “ Mengapa bukan seorang perawan hingga engkau bisa bermain dengannya dan ia pun bisa bermain2 dengan mu ? “ (HR Bukhori dan yg lainnya)</p>
<p style="text-align: justify;">Kriteria di atas ini tentunya bukan sesuatu yang mutlak atau sebuah keharusan . Melainkan dianjurkan agar bisa menciptakan kondisi rumah tangga yang lebih dinamis dan romantis. Dalam prakteknya, istri2 Rasulullah SAW yang dinikahi dalam keadaan gadis pun hanya ibunda Aisyah ra. Mengapa gadis ? Rasulullah SAW memberikan alasan : agar engkau bisa bermain-main dengannya dan ia pun bisa bermain denganmu. Ini artinya, secara fitrah potensi seorang gadis lebih dekat pada anak-anak yang tulus , lugu dan ceria. Sehingga memungkinkan untuk dianjak bercanda dengan beragam rupa. Barangkali berbeda dengan janda yang lebih ‘serius’ melihat sebuah pernikahan. Tetapi sekali lagi, setiap orang bisa memiliki potensi untuk ceria dan kekanak-kanakan tanpa meliat usia dan status perawan atau jandanya. Wallahu a’lam.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Keempat : Hendaknya berasal dari keturunan yang baik dari sisi agama dan qonaahnnya.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda : Seorang wanita dinikahi karena empat hal : hartanya, nasab keluarganya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah yang baik agamanya, niscaya engkau akan beruntung” (HR Bukhori dan Muslim)</p>
<p style="text-align: justify;">Hadist di atas memang sebenarnya mewacanakan kriteria pasangan secara umum, dengan penekanan pada unsur agama sebagai prioritas utama. Tapi itu bukan berarti menafikkan kriteria lainnya, semisal : keturunan. Hendaknya kita melihat latar belakang keluarga pasangan kita, khususnya dalam masalah agama dan qonaahnya. Setidaknya menjadi pertimbangan tersendiri, karena bagaimanapun keluarga akan memberikan warna pada kepribadian seseorang.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Kelima : Hendaknya mempunyai wajah yang rupawan atau cantik.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Syarat wajah yang rupawan atau cantik tentu saja bukan syarat utama, apalagi kita juga sama-sama mengetahui bahwa untuk menilai cantik tidaknya seseorang sangat berbeda-beda. Jadi kriteria ini jangan sampai disalah artikan sebagai pelecehan perempuan karena hanya dinilai dari sisi fisik saja. Sejatinya mengapa dianjurkan memilih pasangan yang rupawan juga untuk kepentingan dan manfaat tertentu, yaitu agar lebih menjaga pandangan dan hati serta bertambah kecintaan. Karena itulah memang syariat kita menganjurkan untuk menikah, yaitu untuk menjaga pandangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu pula dalam proses khitbah disyariatkan juga an-nadhor atau melihat pasangan, agar benar2 keputusan yang ada bukan sekedar keterpaksaan. Dalam hadits lain juga diisyaratkan hal yang senada tentang kecantikan pasangan : Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW ditanya : “ perempuan bagaimanakah yang terbaik ? “. Beliau menjawab, “ yang membuatmu bahagia ketika engkau memandangnya …. “ (HR An-Nasa’i).</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun demikian, jika kecantikan kemudian menjadi hal yang pertama dan utama dalam pilihan kita, maka sesungguhnya akan menyebabkan kerugian di hari-hari berikutnya. Dalam hadist lain disebutkan : “ Janganlah engkau menikahi wanita karena kecantikannya, karena bisa jadi itu akan menghancurkannya ( karena sombong dan ta’ajub) “ (HR Baihaqi)</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Keenam : Hendaknya bukan dari kalangan kerabat dekat secara keturunan.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun dalam Islam dibolehkan kita menikah dengan kerabat dekat yang bukan mahram : semisal sepupu (anak paman/bibi), tapi kita dianjurkan untuk menikah dengan mereka yang jauh secara kekerabatan dengan kita. Hikmahnya tentu menjadi banyak , antara lain :</p>
<p>Memperluas persaudaraan dan ta’aruf antar suku atau daerah, sebagaimana tersirat dalam surat Al-Hujurot ayat 13</p>
<p>Menjauhkan dari kemungkinan “memutus tali persaudaraan “ , karena bisa terjadi pasangan dari kerabat dekat yang berselisih akan memperluas wilayah konflik menjadi pemutusan hubungan kekerabatan.</p>
<p>Menjauhkan dari keturunan yang lemah, sebagaimana dibuktikan dalam kedokteran genetika modern, dan telah disampaikan Rasulullah SAW sejak lama.</p>
<pre lang="xml" escaped="true">
<em>(sumber : http://kajianpranikah.blogspot.com/search/label/kajian ahad)</em>
</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=95</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ragam Macam hukum Menikah</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=92</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=92#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 13:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta kita]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Macam]]></category>
		<category><![CDATA[Menikah]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, tanpa terasa sepekan begitu cepat berlalu. Pagi ini saatnya kembali mengkaji ‘secuil’ ilmu tentang pernikahan. Begitu banyak usulan untuk tema-tema kajian pernikahan, sangat beragam, dan menantang untuk segera dituliskan. Memang pernikahan adalah dunia yang dipenuhi dengan tema-tema pendahulan. Baik secara ilmu dasar filosofisnya, hingga masalah teknis-teknis yang diperlukan menjelang pernikahan, semuanya begitu banyak dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah, tanpa terasa sepekan begitu cepat berlalu. Pagi ini saatnya kembali mengkaji ‘secuil’ ilmu tentang pernikahan. Begitu banyak usulan untuk tema-tema kajian pernikahan, sangat beragam, dan menantang untuk segera dituliskan. Memang pernikahan adalah dunia yang dipenuhi dengan tema-tema pendahulan. Baik secara ilmu dasar filosofisnya, hingga masalah teknis-teknis yang diperlukan menjelang pernikahan, semuanya begitu banyak dan beragam. Karenanya mohon maaf jika usulan-usulan yang masuk belum segera direalisasikan. Insya Allah jika grup kita ini istiqomah, usulan-usulan tersebut dapat juga diwujudkan. Amin.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pekan ini, kita akan membahas ragam macam hukum pernikahan. Agar lebih jelas bagi kita –khususnya ikhwan dan akhwat bujangan – apakah saat ini sudah tepat saatnya untuk menikah, ataukah barangkali masih sekedar keinginan-keinginan sesaat disaat hati merasa sepi. Agar kita bisa lebih arif bahwasanya tidak setiap keinginan itu harus dipaksakan, tidak setiap hasrat harus segera dipenuhi. Semua ada aturannya. Semua ada batasan-batasannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Pertama : Hukum Menikah menjadi wajib,</strong></em></p>
<ul>
<li>Menikah bagi sebagian besar ulama menjadi wajib hukumnya, ketika seorang itu :</li>
<li>Telah mempunyai kemampuan untuk memberikan nafkah finansial pada keluarganya</li>
<li>Berada dalam lingkungan yang memungkinkan terjerumus dalam kezinaan</li>
<li>Latar belakang keimanan dan keshalihannya belum memadai</li>
<li>Puasa sudah tidak mampu lagi menahan gejolak dan kegelisahannya</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hal ini bersandarkan bahwa : menahan dan menjauhi dari kekejian adalah suatu hal yang wajib, dan jika yang wajib itu tidak terpenuhi selain dengan menikah, maka dengan sendirinya menikah itu menjadi ikut wajib hakimnya. Kaidah ini dikenal dengan nama : “ maa lam yatimmu al-wajib illa bihi fahuwa wajib “.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Kedua : Hukum Menikah menjadi Haram</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Seseorang diharamkan baginya menikah, ketika bisa dipastikan (berdasarkan pengalaman dan dhahirnya) bahwa dalam pernikahan itu ia akan menzalimi istrinya. Salah satu contohnya yaitu :</p>
<ul>
<li>jelas-jelas tidak mampu memberikan nafkah finansial pada istrinya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Atau dalam kondisi tidak bisa menjalankan kewajibannya kepada suami/istrinya nanti, semisal : tidak punya kemampuan dalam hubungan suami istri.</p>
<p style="text-align: justify;">Hukum haram ini bisa menjadi berubah saat dipastikan ternyata kondisi-kondisi tersebut telah diperbaiki. Lalu pertanyaan yang menarik selanjutnya adalah : Bagaimana jika seseorang berada pada kondisi yang berbahaya mengarah pada zina, dan pada saat yang sama dia belum mempunyai kemampuan finansial yang cukup ? . Maka solusi ‘sementara’ untuk hal ini adalah menjaga diri dengan berpuasa. Karena jika bertemunya wajib dengan haram, maka yang haramlah yang harus dijauhi terlebih dahulu.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah SWT berfirman “ Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. “ (QS An- Nuur ayat 33)</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda : Wahai segenap pemuda, barang siapa diantara kamu telah mempunyai kemampuan (jimak) maka hendaklah segera menikah, karena itu lebih menundukkan pandangan, dan menjaga kemaluan. Barang siapa yang belum mampu (memberi nafkah) maka hendaklah ia berpuasa, karena itu menjadi perisai baginya “ (HR Jamaah)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ketiga : Hukum Menikah menjadi Makruh</p>
<p style="text-align: justify;">Yaitu ketika seseorang berada dalam kondisi yang dikhawatirkan (bukan dipastikan) akan menimbulkan bahaya dan kerugian jika menikah nantinya, misalnya karena beberapa faktor sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;">karena ketidakmampuannya dalam mencukupi kebutuhan rumah tangganya, atau mempunyai penghasilan tetapi sangat belum layak.</p>
<p style="text-align: justify;">Atau bisa juga karena track record kejiwaannya yang belum stabil, seperti emosional dan ringan tangan</p>
<p style="text-align: justify;">Atau ada kecenderungan tidak mempunyai keinginan terhadap istrinya, sehingga dikhawatirkan nanti akan menyia-nyiakan istrinya</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Keempat : Hukum Pernikahan menjadi Sunnah</p>
<p style="text-align: justify;">Terakhir, jika seseorang berada dalam kondisi ‘pertengahan’ maka hukum menikah kembali kepada asalnya yaitu sunnah mustahabbah atau dianjurkan. Yaitu jika seseorang dalam kondisi :</p>
<p style="text-align: justify;">Mempunyai daya dukung finansial yang mencukupi secara standar</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak dikhawatirkan terjerumus dalam perzinaan karena lingkungan yang baik serta kualitas keshalihan yang terjaga.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dalil yang menunjukkan hukum asal sunnah sebuah pernikahan, diantaranya adalah yang diriwayakan anas bin malik ra. Yaitu ketika datang tiga sahabat menanyakan pada istri-istri nabi tentang ibadah beliau SAW, kemudian mereka bersemangat ingin menirunya hingga masing-masing mendeklarasikan program ibadah andalannya :</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang mengatakan akan shalat malam terus menerus</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang mengatakan akan puasa terus menerus</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang mengatakan tidak akan menikah selamanya</p>
<p style="text-align: justify;">Dan puncaknya, ketika Rasulullah SAW mendengar hal ini, beliau segera bereaksi keras dan memberikan statemen yang cukup jelas tentang hal tersebut. Beliau bersabda : Demi Allah .. sungguh aku ini yang paling takut kepada Allah di antara kamu sekalian, aku juga yang paling bertakwa pada-Nya, tetapi aku shalat malam dan juga tidur, aku berpuasa dan juga berbuka, dan aku juga menikahi wahita. Maka barang siapa yang tidak suka dengan sunnahku maka bukanlah bagian dariku “ (HR Bukhori)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Nah, jika urusannya adalah sunnah, maka insya Allah lebih baik untuk disegerakan. Saya ingat sebuah kisah nyata yang dulu sering saya sampaikan pada ibu saya jauh-jauh hari sebelum akhirnya menikah. Kisahnya seorang pemuda mesir yang belajar di Amerika. Pada tahun pertama, ia minta ijin pada ibunya untuk menikah, tapi oleh ibunya dilarang. Begitu pula tahun kedua, dan ketiga ia mengulangi lagi permintaan untuk menikah, dan senantiasa juga ditolak. Hingga akhirnya di tahun keempat dan kelulusannya, ibunya datang dan mengatakan sekaranglah saatnya menikah. Maka sang anak menjawab dengan enteng : ibu, sekarang saya tidak memerlukan pernikahan, di Amerika ini saya bisa memenuhi kebutuhan biologis saya tanpa harus menikah. Bukankah dulu ibu melarang saya menikah, ketika saya benar-benar membutuhkannya untuk memenuhi kebutuhan biologis saya ?Wal iyyadz billah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ikhwan dan akhwat sekalian, marilah mengkaji ulang status dan kondisi kita hari ini. Apakah telah sampai pada kita kewajiban menikah ? sunnah, atau barangkali justru masih dalam status makruh ? Anda lebih tahu jawabannya. wallahu a’lam bisshowab.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>(sumber : http://kajianpranikah.blogspot.com/2009/07/ragam-macam-hukum-menikah.html)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=92</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mewacanakan Nikah pada Orangtua</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=90</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=90#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 02:14:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta kita]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu]]></category>
		<category><![CDATA[Mewacanakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mewacanakan Nikah pada Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya banyak alasan para orangtua belum mengijinkan anaknya untuk menikah, bahkan sampai pada tahapan ada yang ‘sakit’ jika anaknya kembali membicarakan tentang pernikahan. Namun diantara sekian alasan itu, barangkali ada beberapa hal yang sering muncul di benak para orang tua tentang pernikahan putra-putrinya. 1. Merasa Pernikahan itu tidak perlu cepat-cepat, bisa nanti-nanti saja, apalagi bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya banyak alasan para orangtua belum mengijinkan anaknya untuk menikah, bahkan sampai pada tahapan ada yang ‘sakit’ jika anaknya kembali membicarakan tentang pernikahan. Namun diantara sekian alasan itu, barangkali ada beberapa hal yang sering muncul di benak para orang tua tentang pernikahan putra-putrinya.</p>
<p>1. Merasa Pernikahan itu tidak perlu cepat-cepat, bisa nanti-nanti saja, apalagi bagi yang anaknya laki-laki.</p>
<p>2. Merasa sang anak belum mampu dan mandiri secara ekonomi.</p>
<p>3. Merasa khawatir dengan pasangan anaknya nanti, apakah sholeh atau tidak , dan sebagainya. Bahkan mungkin sebagian sudah ada yang menyiapkan jodoh bagi anaknya.</p>
<p>Nah, ada beberapa hal yang perlu dijalankan seorang akh/ukhti sebelum berproses menuju pernikahan. Semuanya dijalankan dengan penuh kesungguhan dan lemah-lembut. Jangan memaksakan ‘niat mulia’ ini dengan cara yang tidak mulia. Beberapa hal tersebut antara lain :</p>
<p><em><strong>Pertama : Menunjukkan Prestasi dan Kemampuan Diri</strong></em></p>
<p>Hendaknya para akhi/ukhti bisa menunjukkan pada kedua orangtuanya bahwa mereka ini telah ‘layak’ menikah. Bukan lagi anak kecil yang ingin dimanja, bukan lagi ‘sekedar’ mahasiswa biasa yang menanti-nanti gelar sarjana. Yakinkan orangtua dengan parade prestasi, maka insya Allah akan membukakan hati para orang tua untuk menyatakan : oo.. ternyata anak saya mampu.</p>
<p>Karenanya, berprestasilah terlebih dahulu dan tunjukkan pada orang tua agar mereka bisa tenang saat merestui anaknya berproses menuju pernikahan.</p>
<p>Ingat ungkapan salah satu putri Syuaib yang diabadikan dalam Al-Quran :</p>
<blockquote><p>??????? ???????????? ??? ?????? ????????????? ????? ?????? ???? ????????????? ?????????? ??????????</p></blockquote>
<p>Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: &#8220;Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), Karena Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang Kuat lagi dapat dipercaya&#8221;. (Qoshos 26)</p>
<p>Nah, ketika para orangtua sudah cukup merasa tenang bahwa anaknya punya karakter “ Kuat dan Terpercaya” atau mempunya Performance dan Kredibilitas yang baik, maka insya Allah mereka akan menyetujui setiap usulan dari anaknya, termasuk usulan nikah. Jadi, buktikan dulu pada para orangtua bahwa Anda telah banyak mengukir berprestasi .</p>
<p><em><strong>Kedua : Memberikan Penjelasan tentang Anjuran Menyegerakan Pernikahan</strong></em></p>
<p>Terkadang orang-orang tua merasa tenang-tenang saja dengan isu pernikahan. Mereka belum sadar bahwa usia semakin menua dan saatnya untuk menimang cucu telah tiba. Karenanya berikan pemahaman bahwa urusan nikah adalah ibadah mulia yang juga mengikuti kaidah : “ Lebih Cepat Lebih Baik “, hal ini tentu senada dengan isyarat dalam sebuah hadits :</p>
<blockquote><p>??? ???? ???????? ?? ??? ??? ???? ???: ?? ????? ??? ??? &#8221; ?? ???: ???? ?? ?????? ??????: ??? ???? ???????? ??? ????? ?????? ??? ???? ???? &#8220;.</p></blockquote>
<p>Dari Ali ra, Rasulullah SAW bersabda : “ Wahai Ali, tiga hal yang jangan engkau tunda-tunda (yaitu) : Sholat ketika telah datang waktunya, jenazah yang sudah siap (dimakamkan), dan bujangan yang sudah menemukan pasangannya (yg sekufu) “ (HR Tirmidzi dan Ahmad)</p>
<p><em><strong>Ketiga : Curhat pada Orangtua tentang Kegelisahan Hati dan banyaknya Godaan di luar sana</strong></em></p>
<p>Barangkali para orangtua belum sadar sepenuhnya bagaimana kondisi dunia luar yang bisa mengotori hati putra-putrinya. Di sana ada pemandangan syahwati yang bertaburan di jalanan dan sekolahan. Di sana ada satu dua pandangan dan sapaan yang melenakan. Di sana ada ucapan-ucapan indah yang mengotori niat dan hati. Belum lagi dengan iringan lagu-lagu romantis yang senantiasa memprovokasi.</p>
<p>Seorang akhi/ukhti hendaklah dengan jujur menyampaikan kegelisahan ini. Dan dari sanalah kemudian muncul keinginan untuk segera membentengi diri. Mengakhiri segala bentuk romantisme semua yang tiada henti. Sampaikan pada orangtua bahwa anaknya ini ingin menikah untuk menjaga diri dan juga kehormatan keluarga.</p>
<p>Barangkali hadits di bahwa ini bisa jadi bekal untuk berdiskusi :</p>
<p>??? ???? ??????? ?? ??? ????? ?? ???? ???? ??? ???? ???? ???? ???: (????? ?? ??? ???? ?????? ??????? ?? ???? ????? ???????? ???? ???? ??????? ??????? ???? ???? ??????).</p>
<p>Dari Abu Hurairah ra , Rasulullah SAW bersabda : “ Ada tiga orang yang wajib bagi Allah menolongnya : orang yang berjihad di jalan Allah, budak ‘Mukatib’ yang ingin membayar pembebasannya, dan seorang yang ingin menikah untuk menjaga dirinya “ (HR Tirmidzi)</p>
<p><em><strong>Keempat : Meyakinkan tentang rizki dan tekad kuat untuk mandiri</strong></em></p>
<p>Sungguh kurang layak mengajukan pernikah pada orangtua jika kantong ini belum terisi dari keringat kita sendiri. Memang ada satu dua kasus dimana orangtua ‘sholih’ sangat inisiatif dalam membantu pernikahan anaknya secara finansial. Barangkali ia terinspirasi dengan Nabi Syu’aib yang begitu kooperatif membantu pernikahan putrinya dengan nabi Musa as. Tapi saya yakin tidak banyak orang tua yang semacam itu.</p>
<p>Nah, jadilah kita harus ‘berjanji-janji’ bak politisi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Sampaikan langkah-langkah Anda ke depan dalam memenuhi kebutuhan dasar sebuah pernikahan. Jika ada satu dua keluarga yang tulus membantu, terima dengan tangan terbuka tapi tidak dalam arti melenakan kita untuk mencari dengan keringat kita sendiri.</p>
<p>Jangan lupa mengingatkan konsep ekonomi ‘Ketuhanan’ yaitu pernikahan adalah salah satu pintu-pintu rizki di muka bumi ini. Betapa banyak yang menjadi kaya dan bersemangat dalam berusaha saat di rumah telah ada bidadari yang memotivasi. Yakinkan para orang tua dengan ayat monumental tentang pernikahan dan rizki <img src='http://princefafa.com/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':?' class='wp-smiley' /> ??????????? ??????????? ???????? ??????????????? ???? ??????????? ????????????? ???? ????????? ????????? ?????????? ??????? ???? ???????? ????????? ??????? ??????? (?????32)</p>
<p>Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS An-Nuur 32)</p>
<p><em><strong>Kelima : Menyampaikan bahwa Akhlak dan Agama adalah Prioritas Utama dalam mencari pasangan nantinya</strong></em></p>
<p>Terakhir, meyakinkan bahwa ‘calon mantu’ nanti adalah sosok yang terpilih karena keshalihan dan agamanya. Bukan sekedar tampan dan cantik karena ini bukan audisi model dan artis, bukan pula sekedar kaya raya karena ini bukanlah membuat perusahaan komersial. Tapi yang dicari adalah dua kriteria utama : Akhlak dan Agamanya.</p>
<p>Perlu juga diingatkan pada para orangtua ini dua karakter ini sejak awal, jangan sampai mereka mengharapkan kriteria bermacam-macam yang barangkali justru tidak islami dan mempersulit anaknya dalam menemukan jodohnya. Cukuplah bagi para orangtua peringatan Rasulullah SAW dalam haditsnya :</p>
<blockquote><p>???? ??????? ?????? ??? ?? ??? ???? ??????? ?? ???? ???? ??? ???? ???? ???? ???: &#8221; ??? ????? ?? ????? ???? ????? ???????? ??? ?????? ??? ???? ?? ????? ????? ?????</p></blockquote>
<p>Dari Abu Hatim ra, Rasulullah SAW bersabda : “ Jika telah datang (melamar) padamu seorang yang engkau ridhoi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia (dg anakmu), jika engkau tidak melakukannya maka akan muncul fitnah di muka bumi ini dan kerusakan yang besar “ ( HR Tirmidzi dengan sanad yang baik)</p>
<p>Akhirnya, masih banyak tahapan yang harus akhi/ukhti jalankan sebelum memasuki sebuah proses pernikahan. Akan ada hambatan, bahkan mungkin tangisan, tapi yakinlah itu semua akan semakin mendewasakan dan mengokohkan hati untuk menghadapi lebih banyak lagi tantangan usai pernikahan.</p>
<p>Wallahu a’lam bisshowab. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk memahami apa yang kita kaji pagi ini, menjalankannya dengan sepenuh hati. Serta, -tentu saja- mendakwahkannya pada yang lain.</p>
<p><em>(Sumber : http://bs-ba.facebook.com/topic.php?uid=77703004074&amp;topic=9804 )</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=90</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meluruskan Motivasi / Niat untuk Menikah</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=88</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=88#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 22:15:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta kita]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu]]></category>
		<category><![CDATA[Meluruskan]]></category>
		<category><![CDATA[Menikah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Niat]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah SAW telah mengingatkan kita akan pentingnya sebuah niat : “ Sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung dengan niatnya “ (HR Muslim). Maka selagi belum terlambat, tengoklah hati kita lebih dalam lalu bertanyalah dengan jujur ; Untuk apa Anda ingin menikah ? Atas dasar apa Anda ingin mengikatkan akad pernikahan ?. Luruskan niat, sekali lagi. Jangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Rasulullah SAW telah mengingatkan kita akan pentingnya sebuah niat : “ Sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung dengan niatnya “ (HR Muslim). Maka selagi belum terlambat, tengoklah hati kita lebih dalam lalu bertanyalah dengan jujur ; Untuk apa Anda ingin menikah ? Atas dasar apa Anda ingin mengikatkan akad pernikahan ?. Luruskan niat, sekali lagi. Jangan sampai terkotori oleh hal-hal yang tercela seperti kepentingan duniawi atau hawa nafsu semata.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin pasangan anda nanti boleh saja cantik, kaya, dan turunan orang mulia, tapi tetap saja anda harus memilih dia karena agamnya. Bukan selainnya. Dengar peringatan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bagi mereka yang salah dalam motivasi menikah :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Barang siapa menikahi seorang wanita karena memandang kedudukannya, maka Allah akan menambah baginya kerendahan, Barang siapa menikahi wanita karena memandang harta bendanya, Allah akan menambah baginya kemelaratan, Barang siapa menikahi wanita karena keturunannya, Allah akan menambah baginya kehinaan. (HR Thabrani)</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Maka tugas Anda kali ini akan lebih berat, jika nanti calon istri anda memang jamilah, sweetlook, fotogenik, putih berseri dan sebagainya. Apalagi jika si dia adalah putri seorang tokoh, negarawan, politikus, ilmuwan, atau bahkan ulama sekalipun, luruskan niat. Belum lagi jika ia adalah seorang akhwat borju, yang kendaraannya mengkilap dan fasilitas hidupnya lengkap. Maka sungguh nanti Anda harus benar-benar meluruskan niat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanyaannya kemudian, bagaimana meluruskan niat itu ? Pertama, kita menikah untuk menggapai mardhotillah dalam rangka mengikuti sunnah rasul-Nya itu jelas dan itu yang pertama kali kita sucikan. Kedua, masih dalam hadits yang sama, Rasulullah memberikan alternatif motivasi bagi kita dalam menikah yang dapat mengundang keberkahan. Subhanallah !</p>
<p style="text-align: justify;">Masih dalam rangkaian hadits yang sama, Rasulullah SAW bersabda : Tetapi barang siapa menikahi seorang wanita karena ingin menundukkan pandangannya dan menjaga kesucian farjinya, atau ingin mendekatkan ikatan kekeluargaan maka Allah akan memberkahi bagi isterinya dan memberkahi isterinya baginya ( HR Thabrani )</p>
<p style="text-align: justify;">Memperbanyak motivasi dalam koridor syar’I, itulah tugas berat kita malam ini. Inventaris segala motivasi Anda dalam menikah, lalu jauhkan dan hapus segala hal yang menyalahi syar’I dan menghapus keberkahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menikah karena menundukkan pandangan ? Silahkan, bukankah kita telah lelah dengan bisikan-bisikan syetan saat barisan akhwat lewat dihadapan ? Menikah untuk menjaga kesucian farji ? Subhanallah, bukankah tiba saatnya hati ini bersih dari segala keinginan-keinginan nista saat sejuta kemaksiatan bertebaran di depan mata ? Menikah karena akan memperbanyak ikatan saudara dan jaringan ? Tafaddhol, Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam juga menganjurkan kita untuk menikah bukan dengan kerabat dekat.</p>
<p style="text-align: justify;">Menikah agar kuat dalam menjalani jalan dakwah ? Menikah agar dapat lebih bersemangat dalam bekerja dan beramal ? Menikah agar dapat saling menasehati dan menguatkan azzam dalam ibadah dan jihad ? Menikah agar dapat menambah dan menguatkan hafalan Quran ? Menikah agar dapat memurojaah ulang materi-materi tarbiyah bersama pasangan kita ? Menikah agar dapat berdiskusi tentang persoalan-persoalan umat ? Menikah agar menghindari godaan, lirikan, dan sms-sms nakal dari lawan jenis ?</p>
<p style="text-align: justify;">Silahkan akhi, silahkan ukhti…hanya saja ingat semangat awal dan termulia kita dalam hidup ini : Allah Ghoyatuna ! Allah tujuan hidup kami !</p>
<p style="text-align: justify;"><em> (sumber : http://bs-ba.facebook.com/topic.php?uid=77703004074&amp;topic=9714)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=88</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata banyak ide kreatif ya</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=83</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=83#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 10:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[apa itu]]></category>
		<category><![CDATA[creativesolutionsaward.com]]></category>
		<category><![CDATA[CSA]]></category>
		<category><![CDATA[fakhrizal dzuhri]]></category>
		<category><![CDATA[princefafa]]></category>
		<category><![CDATA[unitomo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Ga terasa sudah satu minggu lebih ikutan CSA lumayan juga dari 5 ide yang aq kirim yang diterima 3 ide (sebenarnya sih 4 yang satu ngirim 2 kali hehehe), kira kira tiap judul ide / artikel dapet souvenir per judul ga ya ?? klo perjudul dapet souvenir lumayan kan. Ayo buruan temen temen yang lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ga terasa sudah satu minggu lebih ikutan <a href="http://www.creativesolutionsaward.com">CSA</a> lumayan juga dari 5 ide yang aq kirim yang diterima 3 ide (sebenarnya sih 4 yang satu ngirim 2 kali hehehe), kira kira tiap judul ide / artikel dapet souvenir per judul ga ya ?? klo perjudul dapet souvenir lumayan kan. Ayo buruan temen temen yang lain gabung di <a href="http://www.creativesolutionsaward.com/">CSA</a> kirim ide sebanyak banyaknya, ga nyangka kan klo ide ide bangsa kita keren keren.</p>
<p>Entar tinggal nunggu implementasinya aja, semoga bisa di implementasika SEMANGAT !!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=83</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mohon dukungan untuk ide di CSA</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=81</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=81#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 23:30:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta kita]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[CSA]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[GIS]]></category>
		<category><![CDATA[ide]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Multiguna]]></category>
		<category><![CDATA[Mohon]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Penduduk]]></category>
		<category><![CDATA[se-Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Telepon + SMS Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Buat temen temen saya mohon dukungannya berupa VOTE atau COMMENT dalam ide yang sudah saya paparkan di Creative Solutions Award, caranya mudah kok berikut adalah langkah langkahnya : 1. Masuk Facebook anda 2. Buka halaman http://www.creativesolutionsaward.com atau klik Creative Solutions Award 3. Kemudian klik connect with facebook Untuk ide saya yang sudah di terima dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat temen temen saya mohon dukungannya berupa VOTE atau COMMENT dalam ide yang sudah saya paparkan di <a href="http://www.creativesolutionsaward.com">Creative Solutions Award</a>, caranya mudah kok berikut adalah langkah langkahnya :</p>
<p>1. Masuk Facebook anda<br />
2. Buka halaman http://www.creativesolutionsaward.com atau klik <a href="http://www.creativesolutionsaward.com/">Creative Solutions Award</a><br />
3. Kemudian klik connect with facebook</p>
<p>Untuk ide saya yang sudah di terima dan masuk nominasi adalah sebagai berikut :</p>
<p><a href="http://www.creativesolutionsaward.com/vote.php?id=49">Pilihan 1</a> : <a href="http://www.creativesolutionsaward.com/ideaview.php?id=49">Telepon + SMS Gratis antar Kampus se-Indonesia<br />
</a>http://www.creativesolutionsaward.com/ideaview.php?id=49</p>
<p>http://www.creativesolutionsaward.com/vote.php?id=49</p>
<p><a href="http://www.creativesolutionsaward.com/vote.php?id=53">Pilihan 2</a> : <a href="http://www.creativesolutionsaward.com/ideaview.php?id=53">Website Pariwisata dengan GIS<br />
</a>http://www.creativesolutionsaward.com/ideaview.php?id=53</p>
<p>http://www.creativesolutionsaward.com/vote.php?id=53</p>
<p><a href="http://www.creativesolutionsaward.com/vote.php?id=52">Pilihan 3</a> : <a href="http://www.creativesolutionsaward.com/ideaview.php?id=52">Kartu Multiguna Penduduk Indonesia<br />
</a>http://www.creativesolutionsaward.com/ideaview.php?id=52</p>
<p>http://www.creativesolutionsaward.com/vote.php?id=52</p>
<p>Mohon dukungan VOTE dan COMMENT sebanyak banyaknya ya. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=81</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Untung punya Laptop ORI dan COA</title>
		<link>http://princefafa.com/?p=53</link>
		<comments>http://princefafa.com/?p=53#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 03:21:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princefafa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Warta kita]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu]]></category>
		<category><![CDATA[asli]]></category>
		<category><![CDATA[bajakan]]></category>
		<category><![CDATA[COA]]></category>
		<category><![CDATA[OEM]]></category>
		<category><![CDATA[Original]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princefafa.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin laptop/notebook yang dijual sekarang ini memang bisa dibilang sudah murah dan laris kayak kacang goreng (kacang goreng aja ga selaris ini). Tapi terkadang kita juga ga sadar klo harga tersebut belum termasuk sistem operasinya. Beda dengan jaman dahulu laptop laptop jadul yang jualnya sekalian dengan windows yang bertengger di dalamnya sebaga sistem operasi. Mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin laptop/notebook yang dijual sekarang ini memang bisa dibilang sudah murah dan laris kayak kacang goreng (<span style="text-decoration: line-through;"><em>kacang goreng aja ga selaris ini</em></span>). Tapi terkadang kita juga ga sadar klo harga tersebut belum termasuk sistem operasinya. Beda dengan jaman dahulu laptop laptop jadul yang jualnya sekalian dengan windows yang bertengger di dalamnya sebaga sistem operasi. Mungkin sekarang &#8220;Open Source&#8221; menjadi pilihan baru bagi para penggemar laptop/notebook, contohnya menggunakan Linux sebagai sistem operasinya. Memang hebat ya linux tuh, bikin semua jadi mudah dan murah hehehhehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi disini saya tidak membicarakan linux dulu, disini akan membicarakan tentang Laptop jadul lengkap dengan COA. Beruntunglah bagi yang punya hehehehe. Kenapa kok COA penting ? Penah kita mendengar dari beberapa media tentang razia windows untuk laptop. Nah apakah windows anda asli atau bajakan ? Disini jika kita mempunyai laptop jadul yang lengkap dengan COA kayak punya saya (<em>disini saya menggunakan Toshiba Tecra M3 jadul yang ada Windows XP SP2 COA</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Sewaktu beli saya tidak mendapatkan CD recovery atau windows aslinya hanya stiker yang tertempel di bagian bawah notebook, seperti gambar berikut ini :</p>

<a href='http://princefafa.com/?attachment_id=60' title='key1'><img width="150" height="150" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/key1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="key1" title="key1" /></a>
<a href='http://princefafa.com/?attachment_id=56' title='0122_114753'><img width="150" height="150" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/0122_114753-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="0122_114753" title="0122_114753" /></a>
<a href='http://princefafa.com/?attachment_id=55' title='0122_114733'><img width="150" height="150" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/0122_114733-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="0122_114733" title="0122_114733" /></a>
<a href='http://princefafa.com/?attachment_id=54' title='0122_114722'><img width="150" height="150" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/0122_114722-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="0122_114722" title="0122_114722" /></a>
<a href='http://princefafa.com/?attachment_id=57' title='0723_093600'><img width="150" height="150" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/0723_093600-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="0723_093600" title="0723_093600" /></a>
<a href='http://princefafa.com/?attachment_id=59' title='key2'><img width="150" height="150" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/key2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="key2" title="key2" /></a>

<p style="text-align: justify;">Apabila anda mempunyai stiker tersebut sepertinya anda mempunyai kemungkinan untuk memiliki laptop dengan windows asli. Caranya adalah ikuti langkah berikut ini :</p>
<ul>
<blockquote>
<li>Yang jelas punya laptop hidup dan normal</li>
<li>Ada stiker windows COA</li>
<li style="text-align: justify;">Pastikan laptop anda masis keadaan original, maksudnya belum pernah ganti Hardisk, Motherboard dan Ethernet. Sebab windows akan melakukan check hardware komputer pada waktu register serial number untuk yang pertama kali.</li>
<li>CD installer windows sesuai dengan yang tertera di stiker misal XP SP2. (Boleh bajakan kok entar klo dah bisa jadi original kok hehehe.</li>
<li>Sofware Key Update Tool bisa didownload <a href="http://princefafa.com/wp-content/uploads/KeyUpdateTool_enu.exe">disini</a> atau langsung ambil dari microsoft.</li>
<li>Koneksi Internet untuk aktivasi aja (paling juga cuman 5 menit)</li>
<li>Jangan lupa do&#8217;a dan mengikuti langkah artikel ini.</li>
</blockquote>
</ul>
<p>Sebenarnya tanpa install ulang juga bisa sih asal seri Windows XPnya sama. Selanjutnya tinggal jalankan Key Update Tool (<em>sebenarnya tool ini microsoft sendiri yang bikin dan mengeluarkan untuk aktivasi serial number, hehehe aneh ya</em>). Tampilannya seperti dibawah ini :</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-60" title="key1" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/key1-300x234.jpg" alt="key1" width="300" height="234" /></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-59" title="key2" src="http://princefafa.com/wp-content/uploads/key2-300x234.jpg" alt="key2" width="300" height="234" /></p>
<p>Jika sudah tampilan di atas tinggal masukkan deh serial number yang ada di stiker (<em>inget butuh koneksi internet untuk aktivasinya</em>). Jika sudah nanti akan diminta untuk restart. Kemudian silahkan check dengan menekan tombol <strong>Windows + Pause Break </strong></p>
<p>Jika ada keterangan OEM berarti anda berhasil hehehehe. klo ga ya berarti salah satu hardware sudah pernah diganti.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princefafa.com/?feed=rss2&amp;p=53</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
